Tulungagung,awal mulai tanggal 01 febuari 2024 seorang pengusaha bentonite k. asal Tulungagung diiming imingi Riski R, bisa mencuci black dolar atau dolar hitam Riski mengaku bahwa punya kenalan orang Kedubes Swedia berna doctor Leo dan aica, dengan menyakinkan korbanya Riski mampu mengungkap misteri black dolar tersebut dan bisa di tukarkan dengan rupiah dengan syarat membeli chemicalb dan fowder seharga seratus juta rupiah. kemudian korban menyerahkan uang sebesar Rp100.000.000 ditransfer ke rek Riski, dalam 2 kali transaksi yang pertama di transfer melalui Mbanking dan yang kedua melalu ATM BCA, setelah uang diserahkan ke Riski uang itu diserahkan ke rekan penipunya, orang berkulit hitam mengaku dockto Leo setelah itu uang raib dan barangpun raib, riski, berdalih akan menghacker orang tersebut melalu Scrif, dan menjanjikan kalau uang tersebut akan segera dikembalikan dalam tempo paling lambat satu Minggu setelah kejadian ternyata Riski dan jaringanya hanya mengulur waktu untuk membuang barang bukti,
Kemudian korban bercerita ke awak media sudah berkoordinasi dengan anggota krim, um, Polda Jatim dan disarankan agar segera melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut
Jelas dalam pasal 378 barang siapa memiliki maksud untuk mengutungkan diri sendiri dengan cara melawan hak dengan menggunakan nama palsu atau keadaan palsu baik menggunakan akal sehat dan tipu muslihat ataupun dengan karangan perkataan bohong membujuk seseorang agar memberikan barang atau uang serta membuat hutang diancam pidana 4 tahun penjara sedangkan pasal 372 KUHP barang siapa dengan senghaja memiliki dengan cara melawan hak suatu barang yang secara keseluruhan atau sebagian milik orang lain dengan barang tersebut ada dalam tangannya dihukum maksimal 4 tahun penjara
Ketika dikompirmasi Riski R dkk hanya menyatakan akan datang untuk rembukan dan terus mengelak,
Harapan korban Polda Jatim segera menangkap pelaku Riski R dan membongkar jaringan internasional serta membongkar kejahatan ITE, ilegal yang sering dipergunakan untuk mengacaukan sistem dan juga mencuri data dari dunia Maya
Korban, saat di konfirmasi menjelaskan kejadian tersebut Memang benar bahwa Riski R setiap hari telfon dan whatsapp menyakinkan korban bahwa dia dan rekan rekannya bisa mencuci blackdolar Dangan cairan tertentu dengan bantuan orang asing bahkan disaksikan beberapa temanya, td Aris, R Dimas., Riski punya jaringan lab yang bisa mencuci blackdolar akan tetapi setelah gagal Riski hanya menjanjikan akan mengembalikan uang tersebut dalam waktu satu minggu, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan hanya dikasih janji manis dan saya sudah koordinasi dengan Polda Jatim untuk melaporkan masalah ini.
Ujar kepada wartawan
harapan kami Polda Jatim dan polres kota blitar agar segera menyelidiki kebenaran Riski R yang ada diperumahan didepan terminal kota Blitar tersebut, kemudian cyber Polda Jatim juga akan segera mengecek jaringan hacker tersebut, bisa tidak menjadi momok dimasyarakat pengacara mengirimkan Scrif ke sitap whatsapp dan jaringan sosial kemudian membobol sistim keamanan mencuri data perbank kan ,dan data pribadi lainya.bahjan Riski R menjelaskan pernah membobol dana covid 19 dan FBi.dan membobol rek judi onlen dan mencuri data kepolisian negara dengan cara Scribd,data proyek pengadaan barang kota belitar bahkan data pemilu juga tak luput dari dari heacker Riski dkk .dan dalam setiap komunikasi akan bermain secara senyap kemudian dihack, ujar Riski kepada k.pernahbjuga dicari FBI kepolda Jatim tahun 2021 salah satu tim nya ada saya ujar Riski kepada k.harusnya hal ini Polda Jatim subdit ciber segera bertindak dan ceber cream mabes polri segera menangkap orang orang semacam ini karna ,kejahatan dunia Maya yang banyak merugikan masyarakat contoh pembobolan dana nasabah bank juga bisa memperjual belikan data rahasia negara kepada pihak luar,
Modus operandinya mereka bekerja dengan hitungan detik menggukan 5 sampai 10 biji laptop macbook,untuk mencuri data atau mengacaukan sistem kemudian setelah selsai laptop tersebut dibakar untuk menghilangkan jejak dan menghilangkan barang bukti Bersambung tim..red


0 Komentar